Ocehan Tangan

Jumat, 10 September 2010

AIR

menengadahkan muka ke atas
agar air tidak mengalir jatuh
namun air tidak bisa melawan hukum semesta
tetap mengalir walau dibendung
akhirnya menetes basahi pelipis
dan aku menghapusnya, berharap kenangan itu pun sirna..
Diposting oleh Hani Hasanah di 08.15
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2012 (34)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2011 (32)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (12)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ▼  2010 (66)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (4)
    • ▼  September (10)
      • sudah waktunya gw berjalan2 sendiri.. mesti berani..
      • lebih enak jalan2 dengan cara sharing cost daripad...
      • Jumat Ngabarakatak
      • l e l a h
      • H.A.N.I
      • senangnya! koleksi syal dan selendang batik bisa d...
      • Berbagi bersama di bulan Ramadhan
      • rindu menulis surat dan mengirimkannya lewat pos..
      • Bunga Tidur Sabtu Sore
      • AIR
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (9)

Mengenai Saya

Foto saya
Hani Hasanah
Lihat profil lengkapku
Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.