Sushi pun datang. Saya masih nyontek cara teman. Sushi dicocolkan ke adonan wasabi kecap asin, kemudian masukkan ke dalam mulut. Kunyah dikit... HUAAAAAAAA.. HIDUNG SAYA TERBAKAR! Seperti ada rasa panas menyengat di dalam hidung. Panas! Tapi tidak ada rasa pedas apa pun di mulut. Saya menarik nafas panjang. Minum ocha, teh jepang. Kemudian mengambil potongan sushi lainnya, mencocolkan ke wasabi, daann rasa panas sedikit berkurang. Sudah mulai terbiasa..
Eh ternyata, ada banyak makanan yang memiliki rasa wasabi. Es krim, coklat, keripik! HAduuhh apa rasanya ya? manis pahit terbakar di hidung? Entahlah. Berani coba?
Ah, ternyata lebih pedas cengek alias cabe rawit. Pedas di mulut, panas di tangan, mules di perut! hahahaha...
Oh ya, wasabi pun judul sebuah film yan diperankan oleh aktor Perancis.Jean Reno. Fillm komedi yang bertugas dengan kepolisian Jepang, kalau tak salah :D pernah nonton film ini tapi lupa. Tanya om google aja buat lebih lengkapnya..
yum...i...like...on...fish
BalasHapusn...beef, too!
ciao baby...@-@
you like cook and you love eat.. is it easy to find wasabi in your place? i don't know in jakarta.
BalasHapusyes, in nyc we can get Indonesian, Japanese, Chinese,
BalasHapusKorean and any other natins foodstuff if ONLY you
tske the time to LOOK!
Also it is not always too expensive.